SETIA HATI ada dan ciptakan oleh seorang pemuda keturunan darah biru keluarga nigrat,bernama Masdan.Hidup pada masa kedudukan pemerintah Belanda,dimana seluruh hasil bumi yang di olah oleh orang pribumi dikendalikan dan system manajemenya digerakkan Belanda lewat orang orang kepercayaan. Dari sejarah awalnya memang orang pribumi telah di adu domba,pendek kata system manajemen konflik adalah yang paling tepat di terapkan oleh penjajah pada saat itu.Yang berdampak saling bunuh,saling tebas leher antar sesama kaum dan sesama sodara adalah hal yang biasa.Proses terbentuknya jiwa Kepemimpinan ,jiwa patriot dan Welas asih telah “ginaris”dan tersurat pada sosok manusia bernama Masdan.mari kita tarik benang merah awal mula kehendak hati sang maha guru menciptakan Pencak silat yang akhirnya disebut SETIA HATI.Konflik lahir bathin orang orang pribumi lah ,yang sebenarnya melandasi ide dan karya brilliant Pemuda Cerdas keturunan ningrat masdan.Bahwa betapa penting kata PERSAUDARAAN saat itu di fahamkan,bahwa betapa wajibnya kata SETIA pada HATI nya saat itu dimiliki oleh semua insane.Pasti PENCAK SILAT SETI HATI pada awal dirumuskannya ,masdan atau suro diwiryo harus melewati masa proses berupa riset,sharing knowledge dengan para guru para pelaku sejarah silat saat itu,berexperiment dari hasil pengamatan dan temuannya,perdebatan dengan para nara sumber ilmu bathin,hingga merumuskan dengan tingkat kecerdasan tinggi ,hingga mencapai yang disebut kesempurnaan suatu temuan .Dari sini muncul pertanyaan yang berkecamuk dalam fikiran dan benak saya lantaran tulisan ini masih terbatas pada referensi yang ada.Keyakinan saya,setidaknya mendekati benar dengan apa yang di maksudkan oleh Penemu Pencak Silat Setia Hati.Entah kenapa saya merasakan kegelisahan manakala mendapati SETIA HATI terpecah hingga sekian banyak SETIA HATI.Keaneka ragaman memang membuat SETIA HATI menjadi besar karena calon pendekarnya bisa bebas memilih SETIA HATI mana yang akan diikuti.Namun prosentase dampak keragaman setia hati juga tidak sedikit menimbulkan sikap arogansi karena sifat ke akuan ditonjolkan tanpa melihat lebih jauh ,memikirkan lebih dalam bahwa Setia Hati itu bukan partai politik yang ber massa besar yang menang.jika ke akuan muncul karena bicara kualitas,itu tidak bisa dijadikan ukuran.Kualitas kembali pada pribadi masing masing.Tapi jika bicara Favorite,Setia Hati secara utuh telah favorite sejak pertama kali didirikan.Hasil ,hanya bicara jika ada fakta,seperti produk commercial yang di iklankan,jika jam tayang suatu produk itu tinggi namun tanpa kualitas terbukti,ya tidak akan terpercaya dan menjadi favorite.
Mari membuat sejarah besar,yaitu bersatunya SETIA HATI,terserah apalah namanya.Jika dari Top level manajemen dari masing masing SETIA HATI yang sekarang ini ada,mau dengan iklas menyatukan diri,pasti level bawah akan malu ,dan pusing bukan kepalang,terutama yang telah memakai kepentingan kepentingan tidak baik yaitu anarki dan memecah belah.Baiklah ,cara dan budaya boleh beda,tapi semua disatukan dalam sebuah manajemen yang mewadahi keragaman setia hati ,seperti IPSI misalnya yang membawahi semua perguruan pencak silat di indonesia,tidak mustahil setia hati bisa menyatu.Baru baru ini saya juga mendapat Email dari mas Djoni saudara Setia Hati winongo di Surabaya,yang memiliki ide adanya SETIA HATI Madiun,yaitu dari bersatunya Semua Setia Hati yang ada baik di Indonesia maupun yang tersebar di mancanegara.
Silek adalah nama Minangkabau buat seni beladiri yang ditempat lain dikenal dengan Silat. Sistem matrilineal yang dianut membuat anak laki-laki setelah akil balik harus tinggal di surau dan silat adalah salah satu dasar pendidikan penting yang harus dipelajari oleh anak laki-laki disamping pendidikan agama islam. Silek merupakan unsur penting dalam tradisi dan adat masyarakat Minangkabau yang merupakan ekspersi etnis Minang.
Silek sudah merasuk dalam setiap kehidupan sehari-hari dan muncul sebagai unsur penting dalam cerita rakyat, legenda, pepatah dan tradisi lisan di Minangkabau. Ada banyak jenis aliran beladiri silek di Sumatera Barat dan dapat dikatagorikan dalam sebelas aliran silek yang berhasil didata antara lain:
Silek Kumanggo
Silek Lintau
Silek Tuo
Silek Sitaralak
Silek Harimau
Silek Pauh
Silek Sungai Patai
Silek Luncua
Silek Gulo Gulo Tareh
Silek Baru
Silek Ulu Ambek
Menurut Hiltrud Cordes hanya sepuluh pertama saja yang dapat digolongkan sebagai aliran beladiri silek tetapi silek Ulu Ambek banyak terdapat pada pesisir Pariaman.
Jenis beladiri silek diatas ditemukan dibanyak tempat di Sumatera Barat meskipun banyak jenis lain yang lebih lokal bahkan ada yang hanya terdapat dalam suatu kampung saja dan untuk yang terakhir ini lebih tepat rasanya untuk disebut perguruan silek daripada aliran yang sebagian besar menamakan aliran sileknya dengan nama kampung asal aliran silek itu berasal dan tidak mengasosiasikan diri mereka dengan salah satu aliran diatas, malah beberapa menamakan diri dengan nama yang unik seperti Harimau Lalok, Gajah Badorong, Kuciang Bagaluik atau Puti Mandi.
Metoda Latihan Silek
Silek biasanya dilakukan ditempat yang disebut sasaran, sebuah tempat terbuka atau kosong dan luas yang dekat dengan rumah guru silek. Latihan beladiri silek dilaksanakan pada saat menjelang malam setelah sholat magrib dan berlangsung selama 2-3 jam meskipun kadang sampai tengah malam. Latihan beladiri silek juga dilakukan dengan pencahayaan seadanya seperti cahaya bulan, obor atau lampu minyak tanah. Hal ini dilakukan untuk melatih ketajaman penglihatan dan juga sebagai latihan intuisi. Kadang-kadang latihan silek ini juga dihadiri oleh penghulu desa dan diiringi oleh nyanyian, talempong ataupun saluang. Pakaian silek adalah galembong (celana hitam), taluak balango dan destar.
(Gambar 1.2 Murid dari perguruan silek sedang berlatih dimalam hari)
Latihan beladiri silek tidak dilakukan pemanasan seperti aliran beladiri di asia pada umumnya. Dua orang dengan ukuran fisik dan kemampuan tehnik yang sama bermain silek dalam sasaran dengan pengawasan yang ketat dari sang guru dan disaksikan oleh murid-murid yang lain. Permainan silek (demikian sebutan untuk sesi latihan) berlangsung setelah peserta memberi hormat pada guru dan kemudian pada lawan mainnya, setelah permainan usai penghormatan berlangsung sebaliknya. Suasana latihan biasanya santai dan jauh dari kesan formal dimana latihan fisik yang keras bukan prioritas tertinggi.
Waktu rata-rata yang diperlukan untuk menamatkan pendidikan dasar silek adalah 6-8 bulan dan untuk memiliki dasar silek yang baik seorang murid harus belajar secara teratur selama 2-3 tahun. Sedangkan untuk dapat menjadi master atau pendekar dalam beladiri silek diperlukan latihan selama 15 tahun.
Dalam latihan beladiri silek, murid berbaris ataupun membentuk lingkaran dan meniru gerakan dari guru ataupun murid senior. Guru biasanya memberi aba-aba dengan suara atau tepukan tangan untuk menandakan perubahan gerakan yang disebut tapuak. Setelah cukup mahir dengan tehnik dasar, murid disarankan untuk berlatih dengan murid lain yang berbeda ukuran fisik hingga mampu beradaptasi dengan berbagai postur, gerakan dan tingkatan tehnik.
Strategi dasar dari silek ini adalah garak-garik yang dapat diartikan sebagai aksi dan reaksi yang seimbang. Garak-garik dapat dianalogikan seperti permainan catur dimana masing-masing memiliki beberapa pilihan jurus dan harus memilih jurus yang paling efektif untuk dilaksanakan. Masing-masing harus mengantisipasi semua kemungkinan gerakan dari lawan dan mampu memanipulasi lawan untuk mengambil langkah sehingga lawan memiliki lebih sedikit pilihan jurus dan pada akhirnya tidak memiliki jurus lagi untuk dilancarkan. Tetapi tidak seperti catur, dalam beladiri silek waktu adalah hal yang penting, setiap langkah dan jurus harus dilancarkan secara cepat, tepat dan penuh kejutan sehingga lawan gagal mengantisipasinya. Semakin ahli para pemain semakin lama permainan ini berakhir.
Apabila seorang murid telah cukup mahir dalam tehnik maupun fisik serta mampu mendapat kepercayaan dari sang guru maka ia akan mendapat latihan pribadi khusus dari sang guru. Dalam proses mengajarkan pengetahuan khusus ini, murid disumpah untuk menggunakan ilmu beladiri ini untuk kebaikan.
Latihan tingkat lanjut lain berupa mengirim murid kedalam hutan untuk meditasi, menaklukkan rasa takut dan bertahan hidup selama beberapa hari dihutan. Latihan yang kurang berbahaya adalah dengan mengirim murid untuk latih tanding dengan perguruan silat lain.
Aspek Seni dari Silek
Beberapa karakter dari silek membuatnya dapat dilaksanakan seperti tarian karena itu silek sering diiringi oleh musik dan lagu dimana para pemain musik mencocokkan irama musik dengan gerakan para pendekar silek.
(Gambar 1.3 Suasana latihan silek di Minangkabau dalam formasi yang disebut galombang diperagakan oleh murid silek tingkat dasar)
Sebuah karakter unik dari silek adalah barisan melingkar (galombang) yang dipakai saat latihan pada beberapa aliran silek. Setiap peserta latihan melaksanakan gerakan secara simultan sehingga memberikan kesan seperti tarian. Maka tidaklah mengherankan bila seni beladiri silek merupakan asal dari banyak seni tari dan seni teater di Minangkabau seperti randai, tari ratak, tari persembahan dan tari tanduk (tari tanduak).
(Gambar 1.4 Tarian ratak yang banyak mengambil gerakan silek diperagakan oleh kaum wanita juga)
Cerita menarik tentang pendekar-pendekar silek minang dapat dibaca pada tulisan : Si Pitung dari Padang